Cara Mengkonsumsi Daging Sapi Yang Benar

Daging merupakan salah satu sumber jenis protein hewani yang baik dan mudah diserap oleh tubuh karena tingginya zat besi yang dimiliki oleh daging sapi. Selain itu daging sapi ternyata juga mengandung berbagai jenis mineral – mineral yang sangat penting untuk proses didalam tubuh misalnya saja Fe atau zat besi, seng (Zn), dan mangan (Mn).

Biasanya dokter dan ahli gizi akan menganjurkan orang-orang yang mengalami anemia untuk mengonsumsi daging sapi, karena adanya kandungan zat besi yang ada pada daging sapi untuk penambah darah. Tidak saja hanya tinggi kandungan mineral, daging pun juga mengandung vitamin yang penting seperti tiamin atau B1, riboflavin atau B2, dan niasin atau B3.

Tapi mengapa masih banyak orang yang diet agar menghindari daging sapi dalam menu mereka, padahal jika cara pengolahannya benar dan sehat maka tidak akan menggagalkan program diet tersebut. Cara mengonsumsi daging sapi yang baik adalah sebagai berikut :

 

  1. Cukup lah memakan daging secukupnya saja. Jangan terlalu mengonsumsi daging sapi terlalu berlebihan. Terutama bagi penderita dengan riwayat hipertensi atau darah tinggi yang jika mengonsumsi daging sapi dalam jumlah atau porsi yang besar maka akan mengakibatkan kepala terasa pusing dan naiknya tekanan darah.

 

  1. Pada saat memakan daging sapi saja, sebaiknya diimbangi dengan makan makanan yang mengandung serat, seperti buah apel, alpukat, pisang, pir, jambu biji merah, pepaya dan masih banyak buah yang lainnya. Serat berfungsi untuk melancarkan saluran pencernaan. Karena dengan terlalu banyak mengonsumsi daging sapi akan menyebabkan seseorang mengalami sembelit atau susah buang air besar namun hanya sementara.

 

  1. Minum lah air putih yang banyak pada saat selesai mengkonsumsi daging. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ion – ion tubuh yang lelah karena banyak mengonsumsi daging. Selain itu air juga berfungsi untuk mencegah sembelit.

 

  1. Pisahkan lemak yang terdapat pada daging tersebut jika ada atau mengonsumsi daging tanpa lemak. Lemak dapat membuat kadar koleterol dalam darah meningkat sehingga dapat memicu penyakit lainnya seperti jantung.

 

  1. Campur sayur atau menambahkan sayuran pada masakan atau olahan daging jika tidak suka mengonsumsi sayuran saja. Misalnya dengan menambahkan jenis sayur – sayuran seperti mentimun, tomat atau wortel. Fungsi menambahkan sayur dalam olahan daging yaitu sebagai penetralisir dan juga membantu mengurangi lemak dalam tubuh.

 

Baca Juga : Penjualan Daging Sapi Saat Puasa

 

  1. Meminum air tambahan yang hangat dan ditambahkan dengan perasan jeruk nipis. Khasiat minuman yang hangat dari perasan jeruk nipis ini adalah untuk membersihkan lambung dan tenggorokan dari lemak daging yang mungkin menempel.

 

  1. Hindari mengonsumsi daging kaleng. Daging kaleng seperti kornet merupakan daging yang telah melewati proses sebelumnya sebelum dipasarkan. Banyak terjadi kasus yang memanfaatkan daging tidak segar lagi kemudian digiling agar tetap dapat dijual. Selain itu, biasanya daging kalengan ini masih mengandung banyak lemak yang tercampur saat proses penggilingan.

 

  1. Masak daging dengan metode yang tepat juga penting. Lebih baik memasak dengan sedikit minyak atau mentega hal ini bertujuan agar tidak menambahkan kandungan lemak dan kolesterol pada daging. Lebih baik  masak daging dengan cara dipanggang, rebus, kukus, atau dibakar sebagai cara yang baik agar tetap bisa sehat saat memakan dagingnya.

 

 

Beli daging sapi di eatmeat.co.id

Sharing Untuk Kebaikan :)