Cacing Hati Sapi

Apakah anda pernah menjadi panitia hewan qurban?, atau kah bekerja di rumah pemotongan hewan khususnya sapi?, pastilah anda mengetahui hal ini, ya terdapat cacing didalam hati sapi. Dan cacing ini bisa menginfeksi sapi dengan mudah jika sapi tersebut memakan / meminum pakan yang sudah ada telur cacingnya.

Sampai sebagaimana bahayanya mengkonsumsi daging sapi yang hatinya sudah terkontaminasi cacing hati sapi? Apa ada ciri-ciri mengenali keberadaan cacing hati pada hewan qurban? Apa ada cara untuk mengatasi keberadaan cacing hati tersebut dan mencegahnya mengkontaminasi manusia? Mari kita bahas secara singkat!

 

Berbahayakah Infeksi Cacing Pada Sapi?

Cacing hati adalah sejenis cacing pipih yang hidup dan berhabitat di dalam sistem hati dan empedu hewan mamalia herbivora, termasuk sapi, kambing, unta, rusa, bahkan kerbau. Cacing hati pada dasarnya terbagi dalam dua jenis spesies yaitu cacing hati Asia (Fasciola gigantica) dan Eropa (Fasciola hepatica). Menurut informasi yang kami baca cacing hati Eropa bersifat lebih ganas dari  Asia.

Cacing hati ini masuk ke dalam tubuh sapi melalui makanan yang mereka makan, yaitu daun atau rumput yang tumbuh dari area berair. Pada area berair ini terdapat banyak larva cacing hati yang juga dikenal dengan nama serkaria. Jika larva tersebut tertelan sapi saat memakan dedaunan inilah yang kemudian menginfeksi hati sapi.

Cacing hati pada sapi bisa menyebabkan sapi mengalami penurunan kondisi kesehatan, seperti penurunan berat badan, diare/mencret dan sapi sering mengalami muntah dan kembung. Akibatnya sapi bisa kehilangan selera makannya dan menjadi lemas/loyo. Kadang juga sapi mata sapi terlihat cekung dan telinga yang turun terkulai.

Namun, cacing hati sapi ini tidak dengan mudah menulari tubuh manusia begitu saja. Karena cacing ini hanya hidup dalam kawasan hati sapi. Kalaupun ada persebaran hanya berkisar pada area pencernaan saja. Sedangkan daging dari sapi sendiri sampai saat ini aman untuk dikonsumsi. Karena setelah diperiksa tidak ditemukannya persebaran cacing, telur atau larva dalam daging sapi sekalipun dinyatakan hati sapi positif mengidap cacing hati. Jadi bilah hati sapi positif terinfeksi cacing, tentu dagingnya tidak. Namun beberapa pakar menjelaskan kecil kemungkinan penularan cacing hati sapi selama perlakuan dan konsumsi daging sapi terawasi dengan baik.

 

Bagaimana Menghilangkan Cacing Hati Pada Sapi?

Keberadaan cacing hati termasuk mudah untuk ditangani, yaitu dengan cara memanaskannya / merbusnya dengan suhu diatas 70C sudah cukup membunuh semua cacing yang ada pada hati sapi. Sedangkan suhu di atas 100 C bisa memecah selubung larva dan semua telur cacing yang ada.

Namun sebaiknya kami menyarankan untuk tidak mengkonsumsi hati sapi dan semua jeroan dari sapi yang sudah positif terkontaminasi cacing hati, tapi tidak termasuk dagingnya karena daging sapi tidak bisa terkontaminasi oleh cacaing cacing, hanya hati dan organ jeroannya. Semoga informasi ini bermantaaf.

 

 

Beli daging sapi di eatmeat.co.id

Sharing Untuk Kebaikan :)